https://mhjeh.widyagamahusada.ac.id/index.php/mhjeh/issue/feed MEDIA HUSADA JOURNAL OF ENVIRONMENTAL HEALTH SCIENCE 2022-06-28T04:24:40+00:00 Ns. Nurma Afiani, S.Kep.M.Kep nurmaafiani@gmail.com Open Journal Systems <p>MJEH is a environmental health journal published by the Environmental Health Program of Widyagama Husada Health Science Institute. The journal receives manuscripts from research and literature studies in the fields of environmental health including water, air, soil, food, vector and rodent, waste, toxicology, parasitology, sanitation, management and health research.</p> <p>The writings can be published in this journal can be shaped in article, research reports, case study, and scientific papers. Published every 2 (twice) times a year, every Juni and Desember</p> https://mhjeh.widyagamahusada.ac.id/index.php/mhjeh/article/view/11 PENGARUH KUALITAS AIR DENGAN PARAMETER KIMIA DAN FISIKA DALAM PENINGKATAN PERTUMBUHAN KANGKUNG 2022-04-26T06:17:46+00:00 Andre Alfian Pratama alfianandre39@gmail.com Irfany Rupiwardani irfany@widyagamahusada.ac.id Misbahul Subhi subhiwgh@gmail.com <p><strong><em>A</em></strong><strong><em>bstra</em></strong><strong><em>ct</em></strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Environmental health is viewed from how much the environment is maintained and how much pollution occurs there, where the resulting pollution will have a negative impact on plant populations.&nbsp; The chemical and physical parameters that can affect the plant growth process include physical factors.&nbsp; Namely the turbidity, temperature, soil texture and soil structure.&nbsp; As for chemical factors, including water pH and soil pH.&nbsp; The purpose of this study was to determine the effect of chemical and physical parameters in increasing the growth of land kangkung <em>(Ipomoea Reptans Poir). </em>This study used an observational research design with regresi logistic test.&nbsp; The research sample consisted of 4 samples of which 1 sample was rainwater and 3 samples were river water.&nbsp; The use of river water samples was based on the location where river water is used by local residents as irrigating rice fields.&nbsp; The instruments used are observation sheets and documentation.&nbsp; The analysis used was univariate and bivariate analysis using a summary model test. The results shows that the influence of physical parameters and chemical parameters had a significant effect on the growth of leaf number and plant height of land kangkung <em>(Ipomoea Reptas Poir).&nbsp; </em>Physical parameters have a significant effect on the number of leaves produced on land kangkung plants <em>(Ipomoea Reptans Poir)</em> which at w2 has an effect of 39,4% and at w3 by 63%, while for chemical parameters it also affects the number of leaves in w2 by 55% and w3 of 62,8%.&nbsp; In addition to affecting the number of leaves, chemical parameters also affect plant height at w2 by 43,6%.</p> <p><strong>Keywords&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; : chemical and physical parameters, plant growth, number of leaves, plant height</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Kesehatan lingkungan itu ditinjau dari seberapa besar lingkungan terjaga dan seberapa besar pencemaran terjadi di sana, dimana pencemaran yang dihasilkan akan berdampak negatif terhadap populasi tumbuhan. Adapun parameter kimia dan fisika yang dapat mempengaruhi proses pertumbuhan tanaman. Di antaranya pada faktor fisika, yakni&nbsp; adanya kekeruhan, suhu, tekstur tanah dan struktur tanah. Sedangkan untuk faktor kimia di antaranya pH air dan pH tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh paramter kimia dan fisika dalam peningkatan pertumbuhan tanaman kangkung darat <em>(Ipomoea Reptans Poir).</em> Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan regresi logistik. Sampel penelitian berjumalah 4 sampel yang dimana 1 sampel air hujan dan 3 sampel air sungai. Penggunaan sampel air sungai berdasarkan lokasi dimana air sungai digunakan warga sekitar sebagai pengairan sawah. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan dokumentasi. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji model summary. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh Parameter fisika dan parameter kimia berpengaruh signifikan dalam pertumbuhan jumlah daun dan tinggi tanaman kangkung darat <em>(Ipomoea Reptas Poir).</em> Pada parameter fisika berpengaruh signifikan pada jumlah daun yang di hasilkan pada tanaman kangkung darat <em>(Ipomoea Reptans Poir) </em>yang dimana pada w2 berpengaruh sebesar 39,4% dan pada w3 sebesar 63%, sedangkan untuk parameter kimia juga berpengaruh terhadap jumlah daun pada w2 sebesar 55% dan w3 sebesar 62,8%. Selain berpengaruh pada jumlah daun parameter kimia juga berpengaruh terhadap tinggi tanaman pada w2 sebesar 43,6%.</p> <p><strong>Kata Kunci&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Parameter Kimia dan Fisika, Pertumbuhan Tanaman, Jumlah Daun, Tinggi Tanaman</strong></p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 MEDIA HUSADA JOURNAL OF ENVIRONMENTAL HEALTH SCIENCE https://mhjeh.widyagamahusada.ac.id/index.php/mhjeh/article/view/17 PENGARUH KUALITAS UDARA FISIK DAN KEPATUHAN KELUARGA PASIEN TERHADAP PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RS X 2021-08-26T17:12:39+00:00 Kevin Jans Saito Kevinjanssaito@gmail.com Rudy Joegijantoro rudyjoegijantoro@widyagamahusada.ac.id Yusup Saktiawan yus.sakti@gmail.com <p>Abstrak bahasa Indonesia &nbsp;berisi pendahuluan, tujuan, metode, hasil dan simpulan, ditulis dalam satu paragraph maksimum 250 kata, Ditulis dengan format huruf times news roman, 12 pt, spasi 1, normal, dan rata kanan kiri. Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang terjadi saat pasien mendapat perawatan di rumah sakit. Tingginya angka morbiditas dan mortalitas pada rumah sakit disebabkan infeksi nosokomial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas udara fisik dan kepatuhan keluarga pasien terhadap pencegahan infeksi nosokomial di ruang rawat inap (Ruang Anyelir &amp; Ruang Anggrek) Rumah Sakit Bala Keselamatan “Bokor” Turen. Metode yang digunakan adalah Analitik <em>Cross Sectional </em>dengan Sampel berjumlah 23 responden berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan teknik <em>accidental sampling, </em>instrumen yang digunakan merupakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Dengan menggunakan analisis univariat melihat karakteristik responden dan analisis bivariat uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan kategori jenis kelamin paling banyak laki-laki dengan jumlah 18 (65%), range umur paling banyak pada usia 40-49 tahun sejumlah 7 orang (30%), tingkat pendidikan terbanyak di kategori SMP dengan jumlah 8 orang (35%), jenis pekerjaan terbanyak pada kategori swasta dengan jumlah 9 orang (39%). Hasil uji regresi logistik, variabel bebas secara simultan berpengaruh terhadap pencegahan infeksi nosokomial (<em>p=</em>0,011). Kesimpulan bahwa terdapat pengaruh antara kualitas udara dan kepatuhan keluarga pasien terhadap pencegahan infeksi nosokomial di ruang rawat inap (ruang anyelir &amp; ruang anggrek) Rumah Sakit Bala Keselamatan “Bokor” Turen.</p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 MEDIA HUSADA JOURNAL OF ENVIRONMENTAL HEALTH SCIENCE https://mhjeh.widyagamahusada.ac.id/index.php/mhjeh/article/view/23 KUALITAS SANITASI LINGKUNGAN DAN KEPUASAN PENGUNJUNG DI TERMINAL X KOTA MALANG 2022-04-26T07:08:23+00:00 Melkiana Januaria Sot melkianajanuariasot@gmail.com Irfany Rupiwardani irfany@widyagamahusada.ac.id Yusup Saktiawan yus.sakti@gmail.com <p>Sanitasi adalah upaya pengendalian semua faktor lingkungan fisik manusia, yang mungkin menimbulkan atau dapat menimbulkan hal – hal yang merugikan, bagi perkembangan fisik, kesehatan dan daya tahan hidup manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kualitas sanitasi lingkungan terhadap kepuasan pengunjung di Terminal X Kota Malang. Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 384 orang yang diambil menggunakan teknik random sampling. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi dan kuesioner. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariate dengan menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian kualitas sanitasi lingkungan di Terminal X Kota Malang yaitu 68,2% dengan kategori baik. Sedangkan kepuasan pengunjung di Terminal Arjosari Kota Malang yang tertinggi yaitu kategori cukup puas 267 orang (70%). Berdasarkan hasil uji analisis regresi linear sederhana menunjukkan nilai <em>sig</em> hitung 0,288 &gt; 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh kualitas sanitasi lingkungan terhadap kepuasan pengunjung di Terminal X Kota Malang.</p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 MEDIA HUSADA JOURNAL OF ENVIRONMENTAL HEALTH SCIENCE https://mhjeh.widyagamahusada.ac.id/index.php/mhjeh/article/view/26 HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PEKERJA TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN PENCEMARAN AIR DALAM PROPER 2022-04-26T07:11:53+00:00 Dhory Julio Pamungkas djuliop99@gmail.com Misbahul Subhi subhiwgh@gmail.com Devita Sari devita.sariok@gmail.com <p><em>A good living environment will have a positive impact on the business operations of a company. The company’s concern for the environment is also called environmental perfomance. The good poor measure of the company’s environmental performance can be seen from the company’s achievements in following PROPER in environmental management. The purpose of this study is to find out the relationship of knowledge and attitudes of workers in effort to control water pollution in PROPER at PT. PAL Indonesia (Persero). This study used an analytical descriptive design with a cross sectional approach. The research sample amounted to 44 people taken by simple sampling technique. The instrument used was an questionnaire sheet. The analysis technique used the Spearman correlation test. The result shows that the most knowledge was in quite category, 18 people (40,9%), the most attitude was in good category, 40 people (90,9%), and the most effort to control water pollution was in good category, 43 people (97,7%). Based on the Spearman correlation test, knowledge and attitude variables have a relationship with effort to control water pollution with a significance value of knowledge (0,01) and significance value of attitude (0,00). So it can be concluded that there is a relationship between knowledge and attitude with the effort to control water pollution at PT. PAL Indonesia (Persero). It is expected that the company will pay more attention to the condition of water sources around and in the company’s area.</em></p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 MEDIA HUSADA JOURNAL OF ENVIRONMENTAL HEALTH SCIENCE https://mhjeh.widyagamahusada.ac.id/index.php/mhjeh/article/view/13 HUBUNGAN HIGH HEELS DAN MASA KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA SALES PROMOTION GIRL 2022-04-26T06:25:31+00:00 Dian Yunita Sari dianyunita292@gmail.com Agus Yohanan yohananagus@gmail.com Septia Dwi Cahyani septiadwi26@widyagamahusada.ac.id 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 MEDIA HUSADA JOURNAL OF ENVIRONMENTAL HEALTH SCIENCE https://mhjeh.widyagamahusada.ac.id/index.php/mhjeh/article/view/18 FAKTOR YANG BERHUBUNGAN TERHADAP KEPEMILIKAN FASILITAS MANDI, CUCI, KAKUS (MCK) 2021-09-08T06:04:12+00:00 R. Nora Awalia Maranti raraawalia93@gmail.com Tiwi Yuniastuti tyuniastuti@gmail.com Devita Sari devita.sariok@gmail.com 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 MEDIA HUSADA JOURNAL OF ENVIRONMENTAL HEALTH SCIENCE https://mhjeh.widyagamahusada.ac.id/index.php/mhjeh/article/view/24 PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DI RUMAH SAKIT X KABUPATEN MALANG 2022-04-26T06:32:28+00:00 Aldy Nadin Pratama Putra aldynadin123@gmail.com Ike Dian Wahyuni ikedian@widyagamahusada.ac.id Irfany Rupiwardani irfany@widyagamahusada.ac.id <p><strong><em>A</em></strong><strong><em>bstra</em></strong><strong><em>ct</em></strong></p> <p><em>Infections prevention and control is a method that used to decrease, prevent, and control of healthcare associated infections (HAIs) in healthcare facilities. The problems about HAIs transmission is a challenge that must be faced by every hospital because it can cause an increase of mortality, morbidity, as well as an increase on treatment cost and treatment time. The purpose of this study is to evaluate the infections prevention and control programs using CIPP evaluation model on X hospital, Malang District. This research used a descriptive research design and qualitative approach. The research informants amounted to 10 people whom taken by using purposive sampling based on organizational structure of infections prevention and control team. The instrument used in this research was an interview guidelines and observation guide based on SNARS first edition 2018: accreditation survey sheet. The results of this research show that in evaluation context there is an IPC member who doesn’t know about IPC programs purpose. Input evaluation that consist of human resources: all informants have ever got an IPC training, infrastructure: still not enough for IPC programs, budget: few of informants do not know about budget, IPC policy: all informants have already known about IPC policy. Evaluation process that consist of IPC programs implementation: some have not done well, IPC program monitoring: have not done well, IPC program obstacle: there are some obstacles in the IPC program. Product evaluation is measured by achievement on SNARS first edition 2018: accreditation survey sheet and the data shows that there are some programs that have not done well.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>:</em> <em>infections prevention and control program</em><em>s;</em><em>CIPP evaluation model</em><em>.</em></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Pencegahan dan pengendalian infeksi merupakan suatu upaya yang digunakan untuk mengurangi, mencegah, dan mengendalikan penyebaran penyakit infeksi yang terjadi dalam fasilitas pelayanan kesehatan. Permasalahan tentang penyebaran penyakit infeksi merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh setiap rumah sakit karena dapat meningkatkan angka mortalitas dan morbiditas, serta menyebabkan kenaikan biaya pengobatan dan penambahan waktu perawatan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi program pencegahan dan pengendalian infeksi menggunakan model evaluasi CIPP di rumah sakit X Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian berjumlah 10 orang yang ditentukan&nbsp; menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan struktur keanggotaan Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit X Kabupaten Malang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman wawancara dan pedoman observasi yang disusun berdasarkan lembar survey akreditasi SNARS Edisi 1 Tahun 2018. Hasil penelitian terhadap pelaksanaan program PPI di rumah sakit X menunjukkan bahwa pada evaluasi konteks masih ada anggota PPI yang belum memahami tujuan program PPI. Evaluasi input yang terdiri dari sumber daya manusia: keseluruhan informan pernah mendapatkan pelatihan PPI, sarana dan prasarana:&nbsp; masih belum mencukupi untuk program PPI, anggaran: beberapa informan masih belum mengetahui anggaran, kebijakan PPI: keseluruhan informan sudah mengetahui kebijakan PPI. Evaluasi proses yaitu pelaksanaan program PPI: sebagian belum terlaksana dengan baik, monitoring program PPI: belum terlaksana dengan baik, hambatan program: masih ada beberapa hambatan dalam program PPI. Evaluasi hasil yaitu diukur berdasarkan capaian dalam lembar survey SNARS Edisi 1 Tahun 2018 dan menunjukkan bahwa sebagian program belum terlaksana dengan baik.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi;Model Evaluasi CIPP.</p> <p>&nbsp;</p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 MEDIA HUSADA JOURNAL OF ENVIRONMENTAL HEALTH SCIENCE https://mhjeh.widyagamahusada.ac.id/index.php/mhjeh/article/view/14 EVALUASI SANITASI FASILITAS UMUM DI OBYEK WISATA PANTAI BALEKAMBANG 2022-06-07T02:19:51+00:00 Nabila Novitasari nabilanovita25@gmail.com Tiwi Yuniastuti tyuniastuti@gmail.com Ike Dian Wahyuni ikedian@widyagamahusada.ac.id <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Tempat- tempat umum merupakan tempat dimana kebanyakan orang dapat berada di tempat tersebut untuk berkumpul. Di tempat umum perlu dilakukan pengawasan sanitasi karena memungkinkan menjadi tempat penularan penyakit, kecelakaan, serta gangguan kesehatan lainnya. Sanitasi fasilitas umum meliputi penyediaan air bersih, toilet/ WC, saluran pembuangan air limbah, dan tempat pembuangan sampah. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengevaluasi sanitasi fasilitas umum di obyek wisata pantai Balekambang. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan naratif. Penelitian ini menggunakan lembar observasi, wawancara dan studi kelayakan. Informan dalam penelitian berjumlah 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas sanitasi di Pantai Balekambang ada yang memenuhi syarat dan ada yang tidak memenuhi syarat. Pada air bersih, saluran pembuangan air limbah serta toilet/ WC sebelah selatan sudah memadai dan memenuhi syarat, akan tetapi pada toilet sebelah utara dan pembuangan sampah belum memadai karena proses akhir sampahnya masih di bakar dan toilet utara tidak di pisah antara pria dan wanita. Dapat disimpulkan bahwa dari hasil wawancara dan observasi pembuangan sampah belum memadai, serta toilet sebelah utara belum berfungsi dengan baik. Saran kepada pengelola Pantai Balekambang diharapkan memperbaiki fasilitas sanitasi tempat penampungan sampah (TPS), hingga proses akhir sampah di bawa ke TPA atau dilakukan pengolahan secara mandiri tanpa dibakar. Disamping itu sebaiknya pengelola menyediakan tempat sampah tertutup serta toilet terpisah antara pria dan wanita pada area wisata di sebelah utara.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci : Sanitasi, Pantai, Fasilitas Umum.</p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 MEDIA HUSADA JOURNAL OF ENVIRONMENTAL HEALTH SCIENCE https://mhjeh.widyagamahusada.ac.id/index.php/mhjeh/article/view/20 HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENYAKIT KAKI GAJAH (FILARIASIS) 2022-04-26T06:54:37+00:00 Frids Fioner Pulupina fridsfioner@gmail.com Misbahul Subhi subhiwgh@gmail.com Rudy Joegijantoro rudyjoegijantoro@widyagamahusada.ac.id 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 MEDIA HUSADA JOURNAL OF ENVIRONMENTAL HEALTH SCIENCE https://mhjeh.widyagamahusada.ac.id/index.php/mhjeh/article/view/25 PENGARUH SANITASI LINGKUNGAN DAN KUALITAS FISIK RUANGAN TERHADAP JUMLAH KEPADATAN LALAT DI HOME INDUSTRI 2022-04-26T06:36:35+00:00 Agid Candra Rizky Pratama agidcandra@gmail.com Rudy Joegijantoro rudyjoegijantoro@widyagamahusada.ac.id Misbahul Subhi subhiwgh@gmail.com <p><strong><em>A</em></strong><strong><em>bstra</em></strong><strong><em>ct</em></strong></p> <p><em>Industrial sanitation is an effort made improve the cleanliness and mantain the health of industrial environment</em><em>. S</em><em>o</em><em>,</em><em>&nbsp; that industrial activities do not have&nbsp; negative impacts to the employees and the society the industrial place. This study aims to determine the effect of environmental sanitation on the number of fly density in UD. Afalia Jaya home industry at Kambingan Village, Tumpang District, Malang. This study used an observational research design by using the time dimension. The samples in this study were house flies and green flies that perched on the fly grill. It used a random sampling technique. The instruments used were observation sheets and the forms for calculating the number of fly density. The analysis used were univariate analysis and bivariate analysis using ordinal regression test. The results shows that temperature measurements which do not meet the requirements were 13 (28.9%), meet the requirements 32 (71.1%), humidity that do not meet the requirements are 17 (37.8%), meet the requirements 28 (62.2% ), and environmental sanitation do not meet the requirements 26 (57.8%), meet the requirements 19 (42.2%). Based on the ordinal regression test, there are 2 independent variables that affect fly density, namely the significance value of temperature (0.014), humidity (.000) and 1 variable that has no effect, namely environmental sanitation with a significance value (.475). So, it can be concluded that there is an influence between temperature and humidity on the number of fly density, and there is no effect of environmental sanitation on the number of fly density in UD. Afalia Jaya home industry at Kambingan Village, Tumpang District, Malang. </em><em>&nbsp;</em></p> <p><em>Keywords:</em> <em>environmental sanitation, flies</em> <em>density</em><em>, home industry</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Sanitasi industri adalah suatu usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kebersihan dan memelihara kesehatan lingkungan industri. Harapannya, kegiatan industri tidak memberikan dampak buruk terhadap tenaga kerja dan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sanitasi lingkungan terhadap jumlah kepadatan lalat di home industri UD. Afalia Jaya Desa Kambingan Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional denga dimensi waktu. Sampel dalam penelitian ini adalah lalat rumah dan lalat hijau yang hinggap pada <em>fly gril</em>l dan menggunakan teknik <em>random sampling</em>. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan blanko perhitungan jumlah kepadatan lalat. Analisis yang digunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji <em>regresi ordinal</em>. Hasil pengukuran suhu tidak memenuhi syarat 13 (28,9%), memenuhi syarat 32 (71,1%), kelembaban tidak memenuhi syarat sebanyak 17 (37,8%), memenuhi syarat 28 (62,2%), dan sanitasi lingkungan tidak memenuhi syarat 26 (57,8%), memenuhi syarat 19 (42,2%). Berdasarkan uji regresi ordinal, 2 variabel bebas berpengaruh terhadap kepadatan lalat yaitu nilai signifikansi suhu (,014), kelembaban (,000), yang tidak berpengaruh sanitasi lingkungan nilai signifikansi (,475). Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh suhu dan kelembaban, dan tidak terdapat pengaruh sanitasi lingkungan terhadap jumlah kepadatan lalat di home industri UD. Afalia Jaya Desa Kambingan Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang</p> <p>Kata Kunci: Sanitasi Lingkungan, Kepadatan Lalat, Home Industri</p> 2022-06-28T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 MEDIA HUSADA JOURNAL OF ENVIRONMENTAL HEALTH SCIENCE